Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Penyuluh KB

Jenis- Jenis Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang merupakan alat kontrasepsi yang digunakan untuk menunda, menjarangkan kehamilan serta menghentikan kesuburan yang digunakan dengan jangka panjang, yang meliputi IUD ( Intra Uterine Device ), Implan (Susuk KB) dan Kontap (Kontrasepsi Mantap) yaitu Vasektomi dan Tubektomi. Berikut penjelasan lebih rinci : 1. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR)/ Intra Uterin Devices (IUD) Foto: Ilustrasi IUD/ aplikasi.kkbpk.bkkbn Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) atau Intra Uterin Devices (IUD) adalah kontrasepsi yang dipasang didalam rahim, sangat efektif dan aman, ukurannya kecil, terbuat dari plastik lentur, berbentuk huruf T, diselubungi oleh kawat halus yang terbuat dari tembaga. Dipasang oleh petugas medis yang terlatih pada rahim wanita melalui vagina dan leher rahim. Cara kerja dengan menghambat terjadinya pertemuan sel sperma dengan sel telur dengan cara menurunkan kemampuan sel membuahi sel telur. IUD memberikan perlindungan jangka panjang terha...

Lawan Covid-19 dengan Terapkan 8 Fungsi Keluarga

FOTO: PKB Aceh Singkil/ Nova Eliza Kondisi pandemik Covid-19 telah mengguncangkan sosial, ekonomi, politik dan bahkan psikis masyarakat dunia, tidak terkecuali Indonesia. Namun, dalam kondisi seperti ini, kedisiplinan dalam menjalankan prosedur-prosedur resmi tentang pencegahan dan perlindungan dari penyakit Covid-19 perlu dilaksankan untuk diri sendiri maupun untuk lingkungan sekitar. Keluarga merupakan media yang paling strategis untuk belajar memahami cara mencegah dan melindungi setiap orang dari penyakit Coronavirus. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG(K) mengatakan bahwa keluarga bisa menjadi benteng ampuh untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam menghadapi pandemi virus Covid-19, Hasto mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk menjalankan dan menerapkan delapan fungsi keluarga.  Liputan6.com "Delapan fungsi keluarga meliputi agama, sosial budaya...

Mitos dan Fakta KB Pemakaian Jangka Panjang

Mitos dan Fakta MKJP Foto : Poster mitos vs fakta/ Nova Eliza 1. IUD Mitos :  Sering menyebabkan penyakit radang panggul Dapat menyebabkan seorang wanita menjadi tidak subur secara permanen Dapat berpindah ke jantung atau otak IUD bisa keluar sendiri Fakta :  Penyakit radang panggul dapat terjadi jika AKDR di pasang pada saat kondisi infeksi. Pemasangan dilakukan setelah infeksi diatasi. Kesuburan segera kembali setelah IUD dilepas Normalnya IUD terletak di dalam rongga rahim. IUD tidak bisa berpindah ke jantung, otak atau bagian tubuh lain di luar perut, karena rongga rahim hanya memiliki satu saluran saja, satu tempat masuk dan satu tempat keluar yaitu melalui lubang vagina Penyebab IUD bisa keluar adalah karena pemasangan yang tidak tepat yaitu tidak mencapai dinding atas rahim sehingga gampang tertarik keluar. Itulah sebabnya harus kontrol ke petugas kesehatan 1 bulan setelah pemasangan untuk memastikan posisi IUD dan dilanjutkan 1 tahun sekali atau jika ada keluhan 2. Imp...

[VIDEO] : Pelayanan Sejuta Akseptor di Puskesmas Simpang Kanan

Pelayanan Sejuta Akseptor di Puskemas Simpang Kanan, Aceh Singkil dilakukan untuk memperingati Hari Keluarga Nasional ke-27 Tahun 2020. Dilakukan pemasangan alat kontrasepsi IUD, Implan, pelayanan KB Suntik, Pemberian Pil dan Kondom. Di mana pelayanan KB serentak ini dilakukan secara bersamaan seluruh Indonesia. Kepala BKKBN menerima Rekord Muri dari Pelayanan KB 1 juta Akseptor dalam satu hari. BKKBN. #BerencanaItuKerja

Mengenal Vasektomi dan Tubektomi, Kontrasepsi Mantap

1. Vasektomi/ Metode Operasi Pria (MOP) Ilustrasi Vasektomi. Foto : Mydoc.asia a. Definisi Salah satu metode kontrasepsi KB Pria berupa tindakan pengikatan dan pemutusan kedua saluran sperma (kanan dan kiri) sehingga pada waktu senggama cairan mani yang keluar tidak mengandung sperma. Vasektomi memungkinkan dilakukan prosedur rekanalisasi (penyambungan kembali saluran yang diikat/diputus). Rekanalisasi masih relatif mahal, hanya dapat dilakukan di rumah sakit tertentu serta tingkat keberhasilan mengembalikan kesuburan masih rendah. b. Cara Kerja Saluran sperma yang diikat/dipotong menyebabkan cairan mani yang keluar tidak mengandung sperma. Efektivitas Vasektomi dalam mencegah kehamilan mencapai 99,9%. c. Kelebihan Sangat efektif Aman bagi hampir semua pria Tidak ada efek samping terhadap kemampuan seksual d. Keterbatasan Sebelum melakukan Vasektomi perlu pertimbangan yang matang karena bersifat permanen kecuali dilakukan rekanalisasi. Setelah divasektomi h...

[VIDEO] : IUD Cukup 3 Menit Selamat 10 Tahun!

IUD dan IMPLAN adalah alat kontrasepsi jangka panjang yang fungsinya sama-sama bagusnya untuk menjarangkan jarak kehamilan atau kalau tidak ingin punya anak lagi. Tidak mengganggu kesuburan dan bisa langsung dilepas jika ingin punya anak lagi. Yuk, cari tahu lebih lanjut! Kunjungi Bidan terdekat Anda IUD dan IMPLAN Kontrasepsi Pilihan 99% efektif mencegah kehamilan, Pasang Yuk!! #BKKBNProvinsiAceh

Jenis- Jenis Alat Kontrasepsi Non MKJP

Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Non MKJP) Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Non MKJP) adalah  alat kontrasepsi yang digunakan untuk menunda, menjarangkan kehamilan serta menghentikan kesuburan yang digunakan dengan jangka pendek, yang meliputi  Suntik KB 1 Bulanan/ Suntik KB Kombinasi, Suntik KB 3 Bulanan/ Suntik KB Progestin, Pil Progestin (MINIPIL), Pil Kombinasi, Kondom, dan Metode Amenora Laktasi (MAL).  1. Suntik KB 1 Bulanan/ Suntik KB Kombinasi   Foto: Ilutrasi Suntik Kombinasi/ aplikasi.kkbpk.bkkbn Suntik KB 1 bulanan/ suntik KB kombinasi merupakan kontrasepsi yang diberikan melalui suntikan di daerah bokong/lengan. Suntik 1 bulanan mengandung 2 hormon yaitu progestin dan estrogen. Cara kerjanya dengan mencegah pelepasan sel telur (ovum) dari indung telur (ovarium). Efektivitas penggunaan suntik KB 1 bulanan mencegah kehamilan sebesar 99,7 % selama dilakukan tepat waktu dan benar. Kunjungan ulang untuk suntik secara teratur, kembali d...

Pengertian Kontrasepsi dan Macam Alat Kontrasepsi

Foto : aplikasi.kkbpk.bkkbn Pengertian Kontrasepsi Istilah kontrasepsi berasal dari kata kontra dan konsepsi. Kontra berarti "melawan" atau "mencegah", sedangkan konsepsi adalah pertemuan antara sel telur yang matang dengan sperma yang mengakibatkan kehamilan. Maka, Kontrasepsi adalah menghindari/mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat adanya pertemuan antara sel telur dengan sel sperma. Untuk itu, berdasarkan maksud dan tujuan kontrasepsi, maka yang membutuhkan kontrasepsi adalah pasangan yang aktif melakukan hubungan seks dan kedua-duanya memiliki kesuburan normal namun tidak menghendaki kehamilan (Suratun dan Manurung, 2008). Cara Kontrasepsi Ada dua pembagian cara kontrasepsi, yaitu cara kontrasepsi sederhana dan cara kontrasepsi modern. 1. Kontrasepsi Sederhana Kontrasepsi sederhana terbagi atas kontrasepsi tanpa alat dan kontrasepsi dengan alat/obat. Kontrasepsi sederhana tanpa alat dapat dilakukan dengan senggama terputus, pantang berkala...

[VIDEO] : Lebih Aman dan Nyaman Pakai Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) adalah alat kontrasepsi yang digunakan untuk menunda, menjarangkan kehamilan serta menghentikan kesuburan yang digunakan dengan jangka panjang, yang meliputi IUD (Intra Uterine Device), Implan (susuk KB) dan kontap (Kontrasepsi mantap) yaitu Vasektomi dan Tubektomi

Tips Mendapatkan Pelayanan KB dan KESPRO selama Pandemi Covid-19

FOTO: Penyuluh Keluarga Berencana Kabupaten Aceh Singkil/Nova Eliza Mewabahnya Covid-19 ini telah menyebabkan gangguan sosial ekonomi global, penundaan atau pembatalan acara-acara di bidang agama, politik, budaya, olah raga dan lainnya. Penutupan tempat-tempat pelayanan pendidikan, hiburan, perbelanjaan, dan pembatasan aktivitas perkantoran serta pelayanan kesehatan menjadi dampak yang paling dirasakan di masa pandemik ini. Pandemik Covid-19 ini juga mempengaruhi pelayanan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) ke masyarakat, keluarga, atau Pasangan Usia Subur (PUS). Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) menyampaikan "Kegagalan kita mengawal Program KB akan menjadi pandemi baru dengan kelahiran tidak terkendali dan bisa menambah beban dan tingkat kemiskinan serta jarak kelahiran yang kurang dari dua tahun, sehingga memberikan kontribusi besar adanya stunting, jangan sam...